Pages

Monday, January 4, 2016

REVIEW GAME AGE OF EMPIRES III

Nama :Royhan.M
NPM :58413113
Kelas :3IA21
Matkuliah :desain pemodelan grafik
Nama Dosen :Syefani Rahma Deski

Age of Empire 3 sebuah game Real Time Strategy, mengisahkan permainan pertempuran dengan 24 misi.Untuk permainan utama dalam single player, pemain mengunakan 1 karakter sebagai utusan kerjaan untuk menjelajah di benua baru Amerika. Tempat pertama kapal mendarat di Amerika Latin.
Dengan membawahi pasukan, anda harus membangun koloni baru sebagai bangsa baru dibenua tersebut. Tetapi anda tidak sendirian, karena dalam skenario pertama anda akan berhadapan penjelajah dari negara lain dan bersaing serta berperang untuk mendapatkan tanah baru. Dan musuh lain dari penduduk amerika asli serta berperang melawan pembajak yang akhirnya menjadi teman anda
Seperti game strategy lainnya, membuat sebuah pasukan dibutuhkan sumber daya. Makanan, kayu dan emas menjadi dasar membangun sebuah koloni. Anda harus mencari sumber tersebut dan digunakan untuk membuat koloni anda semakin berkembang dan kuat. Dari dana yang anda miliki, nantinya digunakan untuk membangun pasukan dengan total 200 orang untuk koloni anda Didalam permainan Age Of Empires III single player dibagi atas 3 skenario dengan sekitar 24 babak misi. Setiap misi memiliki 1 atau 2 objek dan bonus objek.

 Age Of Empires III juga menyelipkan misi diluar peperangan saja. Pasukan darat dibagi dengan 3 jenis dan 1 jenis pasukan laut. Pasukan perang darat dibagi dengan pasukan berjalan, pasukan berkuda serta artileri atau pasukan berat dengan canon. Sedangkan pasukan laut dibagi dengan 3 jenis kapal pengangkut dan canon ship. Diluar pasukan masih terdapat pasukan non militer seperti pasukan pembangun bangunan, missionaris untuk pengobatan dan beberapa karakter khusus.
Terakhir adalah pasukan kapal, dan hanya dapat dibuat bila pada map memiliki daerah air seperti lautan dan danau. Tingkat kemampuan pasukan harus diraih dengan pertempuran, semakin tinggi anda mendapat pengalaman bertempur maka terdapat keahlian tambahan untuk pasukan anda. Juga tingkat didalam pengetahuan atau disebut tingkat Age atau tingkat peradaban harus terus ditingkatkan agar mendapatkan level lebih tinggi agar keahlian pasukan dapat meningkat Sedikit berbeda dengan versi Age Of Empires sebelumnya, pada Age Of Empires III hanya menyajikan abad lama dari sejarah Amerika dan tidak memasukan abad modern.
Ketika memainkan game Age Of Empires III, ada baiknya membangun benteng dengan satu atau dua pintu keluar. Benteng akan menghambat musuh menyerang dan terkonsentrasi pada satu titik serangan. Karena permainan Age Of Empires III mengandalkan kekuatan prajurut yang sangat besar, membangun benteng disekitar markas akan memudahkan anda bertahan.
Jangan memperkirakan musuh yang datang hanya beberapa prajurit saja. Age Of Empires III mengunakan cara peperangan gaya lama. Pertempuran dilakukan dengan saling berhadapan muka. Setiap menyerang, komputer selalu membawa pasukan dengan jumlah sangat besar. Bila tidak siap, bersiaplah markas anda rata dengan tanah. 

Sreenshot:

sumber:


Pengaruh Terhadap Perkembangan Grafis

Prinsip dan unsur desain grafis
Unsur dalam desain grafis sama seperti unsur dasar dalam disiplin desain lainnya. Unsur-unsur tersebut (termasuk shape, bentuk (form), tekstur, garis, ruang, dan warna) membentuk prinsip-prinsip dasar desain visual. Prinsip-prinsip tersebut, seperti keseimbangan (balance), ritme (rhythm), tekanan (emphasis), proporsi (”proportion”) dan kesatuan (unity), kemudian membentuk aspek struktural komposisi yang lebih luas.

Perkembangan desain grafis di berbagai media
Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan teks dan ataugambar untuk menyampaikan informasi atau pesan. Seni desain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan termasuk tipografi, pengolahan gambar, danpage layout.Desainer grafis menata tampilan huruf dan ruang komposisi untuk menciptakan sebuahrancangan yang efektif dan komunikatif. Desain grafis melingkupi segala bidang yangmembutuhkan penerjemahan bahasa verbal menjadi perancangan secara visual terhadap teks dan gambar pada berbagai media publikasi guna menyampaikan pesan-pesan kepada komunikan seefektif mungkin.
Desain grafis diterapkan dalam desain komunikasi dan fine art. Seperti jenis komunikasi lainnya,desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan (mendesain) atau pun produk yang dihasilkan (desain/rancangan). Desain grafis pada awalnya diterapkan untuk media-media statis, seperti buku, majalah, dan brosur. Sebagai tambahan, sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik – yang sering kali disebut sebagai “desain interaktif” (interactive design),
atau “desain multimedia” (multimedia design’)

Pengaruh kebudayaan dan teknologi dalam membuat desain pemodelan grafis
Terdapat pengaruh kebudayaan dan teknologi pada berkembangnya suatu desain pemodelan grafis.
Budaya akan digunakan sebagai sumber pemikiran untuk mengambangkan suatu desain grafis.
Banyak budaya kita yang menarik digunakan sebagai desain grafis,sebaagai contohnya adalah kerajinan kain daerah.
Kerajinan kain daerah merupakan warisan nenek moyang kita yang sangat indah untuk di jadikan sebagai sumber pikiran dalam membuat desain grafis, contohnya adalah batik dan songket. Sedangkan teknologi juga memiliki andil yang cukup besar untuk perkembangan desain grafis. Dengan semakin majunya teknologi maka semakin mudah kita untuk menciptakan karya desain grafis
dengan waktu yang singkat kita dapat menghasilkan banyak desin grafis sehingga lebih efisien.

Desain pemodelan grafis dari segi interaksi manusia dan komputer
Kemampuan estetika dari desain grafis dan tipografi adalah peningkatan yang penting terhadapdesain sistem manusia-komputer sebagai pengguna antarmuka menjadi lebih fleksibel dan powerfull.Bagaimanapun, hal ini belum dapat diklaim untuk menjadi media baru yang tekstual dan penampilan grafik yang diunggulkan. Jelasnya, tidak ada individu dapat diharapkan mempunyai pelatihan formal di semua bidang tersebut,walaupun permintaan cukup tinggi untuk orang dengan latar belakang multidisipliner,gabungan kemampuan sistem komputer dengan beberapa keahlian ilmu manusia.
Suatu alternatif yang lebih realistis adalah untuk menuju ke suatu kesadaran
akan tingkat pemahaman menyeluruh dari subjek bidang-bidang yang relevan, mungkin dikombinasikan dengan ilmu yang khusus dalam satu bidang atau lebih. Tingkat kesadaran dari ilmu pengetahuan adalah esensi khusus untuk insinyur dan ilmuwan komputer, yang secara mendasar diharapkan mendesain antarmuka pengguna-sistem sebagai bagian dari sistem proses desain secara menyeluruh.

Pengertian desain komunikasi visual
Desain komunikasi visual adalah desain yang mengkomunikasikan informasi dan pesan yang ditampilkan secara visual. Desainer komunikasi visual berusaha untuk mempengaruhi sekelompok pengamat. Mereka berusaha agar kebanyakan orang dalam target group (sasaran) tersebut memberikan respon positif kepada pesan visual tersebut. Oleh karena itu desain komunikasi visual harus komunikatif, dapat dikenal, dibaca dan dimengerti oleh target group tersebut.
Seorang desainer komunikasi visual yang profesional harus memiliki pengetahuan dan kemampuan yang luas tentang komunikasi visual. Selain visualisasi dan bakat yang baik dalam berkomunikasi secara visual, ia juga harus mempunyai kemampuan untuk menganalisa suatu masalah, mencari solusi masalah tersebut dan mempresentasikan secara visual. Alat-alat canggih seperti komputer dan printer yang up-to-date hanya berfungsi sebagai sarana untuk meningkatkan produktifitas. Dalam perkembangannya selama beberapa abad, desain komunikasi visual mempunyai tiga fungsi dasar, yaitu sebagai sarana identifikasi, sebagai sarana informasi dan instruksi, dan yang terakhir sebagai sarana presentasi dan promosi.

a. Desain Komunikasi Visual sebagai sarana identifikasi
Fungsi dasar yang utama dari desain komunikasi visual adalah sebagai sarana
identifikasi. Identitas seseorang dapat mengatakan tentang siapa orang itu, atau dari mana asalnya. Demikian juga dengan suatu benda atau produk, jika mempunyai identitas akan dapat mencerminkan kualitas produk itu dan mudah dikenali, baik oleh produsennya maupun konsumennya. Kita akan lebih mudah membeli minyak goreng dengan menyebutkan merek X ukuran Y liter daripada hanya mengatakan membeli minyak goreng saja. Atau kita akan membeli minyak goreng merek X karena logonya berkesan bening, bersih, dan “sehat”.

b. Desain Komunikasi Visual sebagai sarana informasi dan instruksi
Sebagai sarana informasi dan instruksi, desain komunikasi visual bertujuan menunjukkan hubungan antara suatu hal dengan hal yang lain dalam petunjuk, arah, posisi dan skala; contohnya peta, diagram, simbol dan penunjuk arah. Informasi akan berguna apabila dikomunikasikan kepada orang yang tepat, pada waktu dan tempat yang tepat, dalam bentuk yang dapat dimengerti, dan dipresentasikan secara logis dan konsisten. Simbol-simbol yang kita jumpai sehari-hari seperti tanda dan rambu lalu lintas, simbol-simbol di tempat-tempat umum seperti telepon umum, toilet, restoran dan lain-lain harus bersifat informatif dan komunikatif, dapat dibaca dan dimengerti oleh orang dari berbagai latar belakang dan kalangan. Inilah sekali lagi salah satu alasan mengapa desain komunikasi visual harus bersifat universal.


c. Desain Komunikasi Visual sebagai sarana presentasi dan promosi
Tujuan dari desain komunikasi visual sebagai sarana presentasi dan promosi adalah untuk menyampaikan pesan, mendapatkan perhatian (atensi) dari mata (secara visual) dan membuat pesan tersebut dapat diingat; contohnya poster. Penggunaan gambar dan kata-kata yang diperlukan sangat sedikit, mempunyai satu makna dan mengesankan. Umumnya, untuk mencapai tujuan ini, maka gambar dan kata-kata yang digunakan bersifat persuasif dan menarik, karena tujuan akhirnya adalah menjual suatu produk atau jasa.

Kaitan antara Desain Pemodelan Grafik dengan Komputer
Desain permodelan grafik sangat berkaitan dengan grafik komputer. Berikut adalah kegiatan yang berkaitan dengan grafik komputer :
1.   Pemodelan geometris : menciptakan model matematika dari objek-objek 2D dan 3D.
2.   Rendering : memproduksi citra yang lebih solid dari model yang telah dibentuk.
3.   Animasi : Menetapkan/menampilkan kembali tingkah laku/behaviour objek bergantung waktu.

Kerangka Grafik Komputer 
1.   Graphics Library/package (contoh : OpenGL) adalah perantara aplikasi dan display hardware(Graphics System).
2.   Application program memetakan objek aplikasi ke tampilan/citra dengan memanggil graphics library.
3.   Hasil dari interaksi user menghasilkan/modifikasi citra.



Tipe-Tipe Citra

1.   Grafis Komputer 2D.
Grafik komputer 2D adalah pembuatan objek gambar yang masih berbasis gambar dengan perspektif 2 titik sebagai contoh adalah: gambar teks, bangun 2D seperti segitiga,lingkaran dsb. Grafik komputer 2D kebanyakan digunakan pada aplikasi yang digunakan hanya untuk mencetak dan menggambar seperti tipografi, gambar, kartun,iklan, poster dll.

2.   Pixel Art 
Pixel art adalah sebuah bentuk seni digital, yang diciptakan melalui penggunaan perangkat lunak grafik raster di mana gambar akan diedit pada tingkat pixel. Pixel art dapat ditemukan pada komputer atau game-game yang relatif tua, dan juga dapat ditemukan pada telepon genggam.

3.   Vector graphics
Berbeda dengan pixel, grafik vektor merupakan representasi dari gambar dengan berupa array pixel. Dimana keunggulannya adalah pada resolusi berapapun dan tingkat pembesaran apapun gambar yang dihasilkan tetap(tidak blur atau pecah).

4.   Grafik Komputer 3D
Grafik komputer 3D merupakan suatu grafis yang menggunakan 3 titik perspektif dengan cara matematis dalam melihat suatu objek, dimana gambar tersebut dapat dilihat secara menyeluruh dan nyata. Untuk perangkat-perangkat lunak yang digunakan untuk grafik komputer 3D ini banyak bergantung pada aloritma-algoritma.

5.   Animasi Komputer.
Animasi Komputer adalah seni membuat gambar bergerak melalui komputer. Biasanya ini digunakan pada film-film animasi berbudget besar. Tetapi film-film non animasi juga banyak yang menggunakan teknik ini, sebut saja Lord Of The Ring, Harry Potter, dsb.

Pemodelan Geometris
Transformasi dari suatu konsep (atau suatu benda nyata) ke suatu model geometris yang bisa ditampilkan pada suatu komputer :
a)   Shape/bentuk.
b)    Posisi.
c)   Orientasi (cara pandang).
d)  Surface Properties dengan ciri-cirinya yaitu warna dan tekstur.
e)   Volumetric Properties dengan ciri-cirinya yaitu ketebalan dan penyebaran cahaya.
f)    Lights/cahaya (tingkat terang, jenis warna).
g)    Dan lain-lain





Pemodelan Geometris Yang Lebih Rumit 
a)    Jala-Jala segi banyak yang berarti suatu koleksi yang besar dari segi bersudut banyak, dihubungkan satu sama lain.
b)   Bentuk permukaan bebas yang menggunakan fungsi polynomial tingkat rendah.
c)    CSG: membangun suatu bentuk dengan menerapkan operasi boolean pada bentuk yang primitif.

Elemen-Elemen Pembentuk Grafik Geometri Pemrosesan Citra Untuk Ditampilkan Di Layar
 
1.   Hardware Display Grafik : Vektor
 
1.1     Vektor (calligraphic, stroke, random-scan)
1.2     Arsitektur Vektor
 
2.   Hardware Display Grafik : Raster
 
2.1   Raster (TV, bitmap, pixmap), digunakan dalam layar dan laser printer.
2.2   Arsitektur Raster


 kesimpulan:
Perkembangan dunia grafis sudah semakin maju begitu peast pada jaman ini yang hanya ada di kertas sekarang kita sudah dapat melihatnya secara 3D yang hampir begitu nyatanya.

Sumber:

Nama :Royhan.M
NPM :58413113
Kelas :3IA21
Matkuliah :desain pemodelan grafik
Nama Dosen :Syefani Rahma Deski
 

Blogger news

Blogroll